Minggu, 20 Mei 2012

Belanja Souvenir - Sulaman Indah Naras - Pariaman

PARIAMAN-Sulaman Indah Naras, sebutan untuk sulaman benang emas dari nagari Naras yang terletak 5 km di utara Kota Pariaman, Sumatera Barat. Sulaman Naras adalah kerajinan sulaman dan bordir untuk aneka pakaian, terutama pakaian pengantin dan pelaminan.
Bila mencari busana pengantin Minang dan pelaminan, tempat belanjannya adalah di Naras. Sulaman-bordir Naras yang para perajinnya menyebut "Sulaman Indah Naras" terkenal dengan sulaman benang emasnya untuk pakaian dan asesoris pengantin.

Belasan rumah sulaman yang menjual busana pengantin dan pelaminan mudah ditemukan di Naras. Aneka baju pengantin berhias sulaman-bordir khas Naras bisa didapatkan di daerah ini yang galerinya terletak di pinggir jalan. Hasil kerajinan Naras saat ini banyak
diekspor ke Malaysia, Brunei, dan Singapura.

Sulaman indah benang emas ini sudah menjadi kegiatan kaum perempuan yang diwarisi sejak lama. Motif-motif yang dipakai sangat bervariasi, tetapi umumnya motif flora dan geometris. Kelebihan sulaman naras adalah banyak menggunakan benang emas. Sulaman yang menggunakan benang emas ini banyak berhubungan dengan upaya seremonial adat seperti busana perkawinan, batagak penghulu, kematian, dan pelaminan.

Busana pengantin yang dijual terdiri dari busana pengantin wanita lengkap dengan suntiang serta busana pengantin pria. Busana pengantin wanitanya terbuat dari kain beludru yang dihiasi sulaman benang hias dan manik-manik. Sedangkan suntiang yang dipakai di kepala terbuat dari plastik dan tembaga dengan lempengan yang tipis.

Menggunakan aneka hiasan, berat suntiangnya sekitar 2 kilogram dan berat busana pengantin yang sarat hiasan itu juga sekitar 2 kilogram. Pelaminan untuk perhelatan perkawinan adat Minang terdiri dari kursi, gobah, 7 lapis kelambu, tabir penutup dinding dan tirai untuk langit-langit.

Busana pengantin dan pelaminan umumnya menggunakan warna-warna yang berani yang dikenal sebagai warna Minang, seperti  merah, kuning, hijau dan hitam. Warna-warna yang keras ini menandakan masyarakat Minangkabau berkarakter berani, menyukai kesemarakan dan kegemerlapan. Namun kini warna pelaminan dan busana pengantin juga cenderung disesuaikan dengan selera pasar, sehingga ada juga warna-warna lain seperti merah jambu, coklat muda dan biru

Rosmi, 75 tahun, salah satu perajin di Naras mengatakan untuk satu set pelaminan sekaligus busana pengantin yang disulam dengan benang emas dijual seharga Rp2 juta. Sedangkan yang disulam menggunakan benang lame atau bukan benang emas seharga Rp10 juta. Jika hanya membeli busana pengantin saja, sepasang busana pengantin pria dan wanita yang disulam benang emas harganya Rp2 juta, sedangkan yang menggunakan benang lame dijual seharga Rp1 juta.

Sumber: PadangKini.com | Minggu, 20/4/2008, 13:01 WIB
    Foto:http://budaya-indonesia.org/bwk/Sulaman-Naras


0 comments:

Posting Komentar